Kepala Desa Tuko Kunjungi Peristiwa Kebakaran di Sugihan.

Pagi ini, Sabtu (16/01/2021) sekira pukul 09.00 WIB menjadi duka tak terlupakan bagi warga kawasan pinggir Rel KA Dusun Sugihan Desa Tuko Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan. Pasalnya, Rumah Sugiyanti (45) RT 01 RW 013 jadi korban kebakaran.

Berdasarkan informasi dari para saksi, saat terjadi kebakaran dengan bergotong royong warga berusaha memadamkan kobaran api dengan menyiramkan air seadanya. Tidak hanya itu warga juga memotong batang pisang yang ada sebelah rumah untuk menghentikan kobaran api.

Ketua RT, Sutrisno sebagai saksi menuturkan bahwa sekira pukul 09.00 WIB mendapatkan informasi bahwa rumah Sugiyanti yang dihuni bersama Ibunya, Sampi (80) dan anak-anaknya terbakar. Darmin langsung mendatangi rumah tersebut mendapati penghuni rumah, Sugiyanti dan Sampi dalam kondisi lemah dan melihat kepulan asap yang mengepul diatas rumah.

“Kira-kira pukul 09.00 WIB kebakaran terjadi. Saat saya sampai di rumah, Sugiyanti, Mbah Sampi dan dua cucunya sudah berada diluar rumah dalam keadaan lemas.” jawab Sutrisno saat dimintai keterangan.

Namun, karena hembusan angin yang memperbesar kobaran api, rumah Sugiyanti berbentuk blondoran tersebut bagian belakang ludes terbakar bahkan api sempat menyambar rumah di samping kanan dan kiri milik Yahmin dan Kasidi. Beruntung penghuni rumah cepat keluar saat terjadi kebakaran, sehingga tidak memakan korban jiwa.

Tak berselang lama setelah mendapatkan laporan, Pemadam Kebakaran Pos Wirosari menerjunkan dua armada Pemadam Kebakaran ke lokasi kebakaran untuk menjinakkan si jago merah. Petugas kebakaran dengan cepat berusaha memadamkan amukan si jago merah dan akhirnya apipun dapat ditaklukkan.

Mendengar informasi terjadi kebakaran, Kepala Desa Tuko, Suparmin bergerak bersama Satpol PP Pulokulon, Kapolsek Panunggalan dan Danramil/16 Pulokulon memerintahkan anggota meluncur Ke TKP untuk membantu warga dan menggali informasi peristiwa bencana kebakaran ini.

Kepala Desa Tuko, Suparmin menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Secepatnya akan merealisasikan anggaran bencana kepada warga korban kebakaran di Sugihan ini.

“Pemerintah Desa Tuko telah mengalokasikan dana untuk menangani bencana yang terjadi di Desa Tuko. Secepatnya akan kami realisasikan.” Jelas Suparmin.

Pewarta : Didik

Naas ! Saat Mencuci Pakaian, Warga Tuko Grobogan Tewas Tenggelam di Sungai

Warga Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon  dikejutkan dengan peristiwa orang  tenggelam di sungai, Jumat (20/4/2018). Korban tenggelam diketahui bernama Saliyem (57), warga  setempat.

Informasi yang didapat menyebutkan, sekitar pukul 08.00 WIB, korban  diketahui masih mencuci pakaian diatas jembatan kecil dipinggiran sungai. Saat  korban  mencuci, di dekat lokasi itu juga ada sejumlah warga  yang sedang beraktivitas mengambil pasir  di bantaran sungai.

Peristiwa tenggelamnya korban  diketahui berawal dari kecurigaan Samin (70), salah satu warga  yang sedang mencari pasir.  Yakni, saat ia melihat  tumpukan pakaian diatas jembatan tetapi tidak ada  orang didekatnya. Padahal, sebelumnya ada  orang  yang sedang mencuci pakaian disitu.Merasa khawatir, Samin lalu mengabarkan pada warga  lainnya yang sedang mencari pasir  dipinggiran sungai. Kemudian, beberapa warga  berusaha menyisir pinggiran  sungai di sekitar lokasi korban mencuci pakaian.

Sekitar 30 menit  kemudian, warga  akhirnya  berhasil menemukan tubuh  korban  didasar sungai. Selanjutnya, tubuh  korban  dievakuasi ke daratan. Saat  diperiksa, korban  diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, warga  melaporkan peristiwa itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Pulokulon  AKP Juhari saat dikonrmasi membenarkan adanya peristiwa orang  tenggelam di Desa Tuko tersebut. Korban tenggelam saat mencuci pakaian.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau  bekas penganiayaan. Pemeriksaan korban  dilakukan  oleh tim Inas Polres Grobogan dan tim medis Puskesmas Pulokulon.

“Meninggalnya korban  murni karena tenggelam. Kemungkinan, saat mencuci pakaian korban mengalami serangan jantung  dan terjatuh ke dalam sungai. Jenazah korban  sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.